Waspadai Dampak Buruk Makan Berlebihan Pada Kesehatan Anda

  • Peningkatan berat badan dan lemak tubuh

Peningkatan berat badan dan lemak dalam tubuh akibat makan berlebihan bukanlah hal baru. Akan tetapi, penumpukan lemak dalam tubuh bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Penumpukan lemak dapat terdistribusi ke berbagai organ tubuh dan menimbulkan kondisi medis tertentu. Apabila lemak menumpuk di organ hati, maka akan terjadi gagal hati. Bila lemak menumpuk di pembuluh darah, maka akan menimbulkan serangan jantung.

  • Mengganggu kesehatan mental

Jangan salah, banyak makan juga bisa berdampak pada kesehatan mental! Peningkatan berat badan bisa saja membuat Anda menjadi tidak percaya diri dan menurunkan rasa keberhargaan diri.

Persepsi yang buruk terhadap diri sendiri dapat menjadi akar dari munculnya masalah psikologis, seperti depresikecemasan, dan sebagainya.

Terkadang, makan berlebihan dapat menimbulkan hubungan yang tidak sehat antara Anda dan makanan. Anda akan menjadi lebih condong untuk memuaskan diri dengan makan secara terus-menerus dan akan merasa hampa apabila tidak banyak makan.

  • Menaikkan gula darah

Kenaikan gula darah bisa diakibatkan oleh makan berlebihan. Meningkatnya kadar gula darah tidak boleh disepelekan karena berpotensi menimbulkan resistensi insulin yang dapat memicu penyakit diabetes.

  • Berisiko terkena kanker

Berat badan berlebih berpotensi menimbulkan obesitas yang dapat meningkatkan peluang terkena kanker.

Meskipun belum diketahui secara pasti hubungan antara banyak makan dengan kanker, tetapi makan berlebihan diperkirakan mampu memicu kanker karena memancing produksi estrogen, insulin, atau asam lambung secara berlebih.

  • Mengganggu kinerja organ ginjal

Saat Anda banyak makan, organ ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring dan mengeluarkan protein atau racun berlebih yang dikonsumsi.

Saat ginjal tidak mampu mengolah protein berlebih, maka protein tersebut akan menumpuk di ginjal dan menimbulkan masalah di ginjal, seperti batu ginjal, dan sebagainya.

  • Berdampak pada metabolisme tubuh

Makan berlebihan pada tikus ditemukan mampu mengganggu pola metabolisme normal yang dimiliki. Saat Anda makan secara berlebih, nutrisi dari makanan yang dimakan secara berlebih menyerang sel yang mengandung RNA-dependent protein kinase (PKR).

PKR yang berperan dalam melawan bakteri dan virus merespons penyerangan tersebut dengan berbalik menghentikan metabolisme tubuh. Gangguan metabolisme tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

Selain itu, gangguan metabolisme dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh akibat makan berlebihan bisa membuat Anda menjadi cepat lelah dan merasa kesulitan untuk beraktivitas.

Anda juga akan merasa berkeringat, pusing, dan panas, saat metabolisme meningkat untuk membakar kalori tambahan yang dikonsumsi karena banyak makan,

  • Mengurangi kualitas tidur

Ritme tidur yang terganggu bisa mengurangi kualitas tidur dengan membuat Anda sulit tertidur di malam hari. Hormon pemicu rasa lapar dan kantuk akan menjadi tidak teratur sepanjang harinya.