Jenis Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Penting anda Ketahui!

1. Daging merah

Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol jahat yang lebih tinggi dibanding dengan daging putih, seperti unggas atau ikan.

Jika terlalu banyak makan daging merah dalam jangka panjang, lemak tubuh dan kadar kolesterol darah terus meningkat. Pada kondisi ini, Anda berisiko mengalami obesitas, yang merupakan salah satu faktor pemicu terbentuknya sel kanker payudara dalam tubuh.

Adapun wanita yang memiliki lemak berlebih dalam tubuhnya cenderung memproduksi lebih banyak estrogen. Kelebihan estrogen inilah yang menjadi pemicu pertumbuhan sel kanker payudara.

2. Gula

Gula bukanlah makanan yang jadi pemicu dan penyebab langsung kanker payudara. Namun, terlalu banyak makan gula bisa meningkatkan risiko obesitas, yang merupakan salah satu penyebab kanker.

Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan di British Medical Journal menyebutkan, makanan manis yang mengandung gula tinggi bisa menyebabkan terjadinya resistensi insulin.

Pada kondisi ini, tubuh Anda tidak bisa merespons insulin, yang dibutuhkan untuk mengontrol gula darah. Akibatnya, semakin banyak gula darah atau glukosa yang mengalir bebas dalam pembuluh darah Anda.

Hal ini kemudian menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon estrogen dan androgen, yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi mengonsumsi gula, termasuk gula pasir dan gula di hampir semua produk makanan dan minuman kemasan. Agar lebih sehat, gantilah kebiasaan mengonsumsi minuman manis dengan air putih, agar tak menjadi penyebab berbagai penyakit mematikan, termasuk kanker payudara.

3. Makanan yang dibakar

Memanggang atau membakar daging bisa menyebabkan kanker, terutama bila dilakukan di atas api tinggi dan dalam waktu yang lama.

Pasalnya, pembakaran daging ini memicu terbentuknya senyawa heterocyclic amine (HCA) dan policyclic aromatic hydrocarbon (PAH), yang tergolong sebagai zat karsinogen. Adapun zat karsinogen dalam makanan dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, termasuk payudara.

HCA terbentuk dari asam amino, glukosa, dan kreatin di dalam otot sapi, ayam, atau kambing yang bereaksi terhadap panas bara api. Sementara, PAH terbentuk ketika lemak dan cairan dalam daging keluar dan menetes ke api pembakaran, menyebabkan timbulnya kobaran api dan asap. Asap yang mengandung PAH ini kemudian menempel pada daging yang akan Anda konsumsi. 

HCA dan PAH merupakan dua senyawa yang bersifat mutagenik, yaitu bisa menyebabkan perubahan DNA, yang dapat meningkatkan risiko kanker. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menghindari mengonsumsi makanan yang dibakar, terutama bila Anda sudah memiliki riwayat kanker payudara. Sebagai gantinya, Anda bisa memasak dengan cara yang lebih sehat, seperti merebus atau mengukus.

4. Makanan kalengan

Makanan kaleng juga diyakini dapat menjadi faktor pemicu berkembangnya kanker payudara. Hal tersebut karena sisi bagian dalam kaleng pada umumnya dilapisi oleh bisphenol-A (BPA).

Adapun BPA merupakan bahan kimia yang telah terbukti bisa merusak DNA di dalam tubuh.

Selain itu, makanan kaleng juga cenderung mengandung gula, garam, dan pengawet. Berbagai bahan tambahan ini tentu saja tak sehat bagi tubuh jika dikonsumsi terlalu banyak

Jika Anda berbelanja makanan kaleng, pastikan kalengnya diberi label dengan jelas “Bebas BPA”. Sebaiknya batasi juga konsumsi makanan kaleng Anda agar tak jadi penyebab munculnya kanker payudara.

Untuk menghindari penyebab kanker payudara, lebih baik perbanyak konsumsi makanan segar. Pilihlah sayur, buah, dan ikan segar yang ada di pasar untuk Anda olah sendiri di rumah.

5. Makanan yang mengandung lemak trans dan jenuh

Tubuh membutuhkan asupan lemak sebagai sumber energi yang dibutuhkan sehari-hari. Namun, jenis lemak yang dibutuhkan adalah lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.

Sebaliknya, makanan mengandung lemak trans dan lemak jenuh perlu dihindari atau dibatasi karena kurang baik bagi tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung dua lemak jahat ini bisa jadi salah satu penyebab kanker payudara.