Jangan konsumsi Makanan ini Jika Tidak Ingin Sakit Perut

1. Bran

Di Indonesia mungkin Bran memang bukan makanan pokok, tapi Dokter  sering menyarankan makan Bran yang biasanya sudah berbentuk sereal yang kaya serat ini bisa bantu memperbaiki pencernaan. Bran berasal dari kulit padi atau gandum. Ketika proses penggilingan padi, akan menghasilkan dedak dan beras. Kepingan kecil ini biasanya digunakan untuk membuat kue atau roti yang disebut Bran.

Serat tidak larut ini yang membuat perut kenyang tapi menurut dr. Emmanuel, ketika sembelit, makan Bran ini bisa mengenyangkan, tapi jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan perut kembung dan buang angin berlebihan.

“Untuk penderita Irritable Bowel Syndrome (IBS), serat adalah salah satu hal terburuk untuk dimakan,” kata Peter Whorwell, Profesor Kedokteran dan Gastroenterologi di University Hospital of South Manchester.

IBS adalah suatu kondisi gangguan perut yang ditandai dengan rasa tidak nyaman di daerah perut, yang disertai dengan gejala-gejala episodik perasaan sulit buang air besar (konstipasi) dan atau diare.

Tapi tidak semua pasiennya tidak cocok dengan serat, ada beberapa pasien yang memang ketika makan bran terjadi reaksi pada ususnya tapi setelah itu tidak masalah.

“Mungkin lebih aman jika pasiennya beralih ke roti putih, pasta,putih, biskuit dan kerupuk, atau apapun yang dibuat dari tepung putih halus karena tepung putih juga mengandung banyak serat,” kata Profesor Whorwell.

Ketika sedang sembelit, beberapa orang biasanya makan buah kering seperti aprikot, buah ara atau plum. Buah kering juga bisa membantu masalah pada perut. Buah kering mengandung serat larut dan ketika dicerna, bisa melunakkan tinja.

Beberapa orang percaya meminum kopi di pagi hari bisa merangsang usus, kata Dr. Emmanuel.

2. Kentang

Kentang adalah sumber karbohidrat yang baik untuk penderita diabetes. Kentang juga rendah lemak dan merupakan sumber vitamin B, B6, dan serat yang baik bagi pencernaan. Yang salah ketika makan kentang dengan tambahan seperti mentega atau mayones.

Menurut Dr. Emmanuel, makanan yang berlemak bisa memacu lambung yang membuat perut kembung”.

“Masalah yang sama ketika seseorang makan salad, nampaknya tidak berbahaya, tapi makan salad ketika perut kosong, bisa menyebabkan masalah pada perut anda, jelas Prof. Whorwell.

3. Madu

Hanya karena madu berbahan alami, madu tidak selalu baik untuk dikonsumsi.

“Madu bisa menyebabkan masalah pencernaan karena banyak mengandung fruktosa yang tidak diserap baik oleh usus, sehingga perut Anda bisa kembung. Hal ini terjadi ketika Anda mencampurkan Bran dengan madu,” kata Dr. Baca.

Pemanis lain yang bisa digunakan oleh penderita IBS adalah sorbitol, pengganti gula dalam bentuk obat yang biasanya sebagai pemanis di obat batuk, permen karet, es krim atau makanan-minuman diet.

Menurut Prof Whorwell, reaksi perut seperti kembung dan IBS, bisa diminimalisir dengan minuman yang manis dibandingkan minuman diet.

4. Kari pedas

Banyak orang yang percaya kalau makanan pedas bisa mengiritasi usus, tapi yang lebih cepat bereaksi ketika perut kosong bukan pedasnya tapi kandungan lemak yang tinggi dalam kari.

Masalah pencernaan jarang disebabkan oleh cabai. Rempah-rempah seperti jinten, ketumbar, dan kunyit baik untuk usus, Anda bisa minum yoghurt rendah lemak atau minyak zaitun sebagai pengganti minyak kari atau biasa disebut ghee (mentega dari India).

5. Bawang

Menurut Dr. Baca, makan bawang bisa menyebabkan perut kembung karena bawang tidak diserap usus kecil dan langsung ke usus besar.Pastikan bawang dimasak hingga matang agar bisa dicerna. Makanan yang bisa membantu ketika perut kembung seperti pir, apel, peach atau plum, dan sayuran seperti brokoli, kubis, kol dan daun bawang, jelasnya.