Hati-Hati! Inilah Efek Samping dari Buah Naga

1. Terlalu Banyak Serat Tidak Baik Bagi Tubuh
Serat dalam buah naga bertindak sebagai pencahar alami yang bisa meningkatkan pergerakan usus dan pencernaan. Buah naga bisa membantu masalah sembelit dan masalah pencernaan lainnya seperti sakit perut, sindrom iritasi usus, dan perut kembung. Namun jika serat yang kita konsumsi terlalu banyak bisa menimbulkan masalah lain, seperti penyerapan nutrisi yang buruk oleh usus, gas pada usus, penyumbatan usus, sakit perut dan perut kembung. Asupan serat makanan yang berlebihan tanpa minum air yang cukup juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi dalam tubuh yang diketahui menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan dan kram otot.

2. Antioksidan dari Buah Naga Bisa Berakibat Buruk
Buah naga merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Buah ini memilik kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan lainnya seperti fitonutrien, polifenol, dan karoten. Antioksidan ini bisa memerangi radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kanker. Selain itu antioksidan juga membantu dalam pembuangan racun dari tubuh kita. Namun jika berlebihan, antioksidan bisa berbahaya bagi tubuh.

Efek samping negatif dari antioksidan ini berdasarkan cara antioksidan berinteraksi dengan sel-sel tubuh kita. Jika antioksidan ada dalam jumlah yang terlalu banyak dan tidak ada radikal bebas yang cukup, maka mereka juga mulai membuat sel-sel sehat di sekitar mereka dan bisa menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel sehat tersebut.

3. Efek Samping Buah Naga untuk Ibu Hamil
Khasiat buah naga untuk ibu hamil sangat banyak, karena berbagai nutrisi di dalamnya sangat bermanfaat untuk tahap kehamilan. Tidak hanya untuk sang ibu, banyak juga manfaat buah naga untuk bayi dan perkembangannya saat di dalam kandungan.

Meskipun buah naga dianggap sebagai buah yang aman untuk dimakan selama kehamilan, disarankan untuk mengkonsumsi buah eksotis ini dalam jumlah sedang. Risiko masalah pencernaan seperti gas, perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya juga bisa menyerang ibu maupun bayi jika dikonsumsi secara berlebihan.

4. Berisiko Hipotensi
Banyak sekali manfaat dari buah naga merah maupun buah naga putih. Salah satunya adalah manfaat buah naga untuk darah tinggi. Buah naga dapat membantu menjaga tekanan darah, karena di dalamnya terdapat kandungan kalium yang tinggi. Kalium adalah mineral penting yang melemaskan pembuluh darah kita dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu menjaga tekanan darah kita terkendali.

Meskipun buah naga bermanfaat untuk mengatur tekanan darah, lebih baik konsumsi buah ini secukupnya. Jika terlalu banyak kalium dalam tubuh dapat menurunkan tekanan darah kita ke tingkat yang sangat rendah sehingga menimbulkan hipotensi. Hipotensi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tekanan darah di dalam tubuh kita turun di bawah kisaran normal, gejalanya berupa kelelahan, pusing, mual, depresi, penglihatan kabur dan kehilangan kesadaran.

5. Efek Samping Buah Naga untuk Penderita Diabetes
Buah naga memang bermanfaat bagi pasien diabetes karena dapat membantu menjaga kestabilan gula darah. Namun konsumsi buah naga yang berlebihan, bisa mengurangi gula darah ke tingkat yang sangat berbahaya hingga meningkatkan risiko hipoglikemia.

Hipoglikemia adalah suatu kondisi di mana gula darah kita turun ke tingkat rendah yang tidak normal sehingga menimbulkan gejala seperti keringat berlebih, kelaparan berlebihan, pingsan, kelelahan, sakit kepala ringan, kebingungan mental dan bibir kesemutan.

Dan jika Anda adalah pasien diabetes dan sudah minum obat, maka konsumsi buah naga yang berlebihan dapat mengganggu fungsi obat-obatan ini, bahkan bisa memperburuk kesehatan Anda.