Cara Memilih Daging Yang Segar dan Aman Untuk di Konsumsi

1.Dilihat dari baunya…

Daging sapi segar akan mengeluarkan aroma segar. Dengan kata lain, memiliki bau khas “sapi” yang lembut tidak menusuk hidung. Sementara itu, daging sapi busuk akan berbau amis, anyir, tengik, bahkan masam tidak wajar yang bikin kita mengernyitkan dahi.

2.Dilihat dari warnanya…

Warna daging merah cerah segar dan mengkilat, tidak pucat dan tidak kotor. Lemaknya bertekstur keras berwarna putih kekuningan, terlihat ototnya berserat halus.

Jika warna daging sapi Anda hijau atau berwarna cokelat kehijauan, ini tandanya daging busuk dan saatnya untuk dibuang.

3.Dilihat dari teksturnya…

Daging sapi segar bertekstur padat dan kenyal, tapi tidak kaku. Artinya ketika Anda menekan daging dengan jari, permukaannya akan kembali seperti semula.

Daging sapi yang kualitasnya buruk akan terasa lembek ketika ditekan, tidak kembali ke posisi semula. Daging ini juga mudah hancur bila ditekan. Daging yang sudah busuk juga akan terlihat berlendir dan terasa lengket di tangan.

4.Dari penampilannya…

Penampilan daging sapi segar tampak lembap, warna merahnya merata terbebas dari noda atau bercak asing. Daging yang berkualitas buruk kelihatan apek, lesu, dan kusam. Beberapa daging sapi buruk juga ada yang memiliki noda bercak hitam atau putih kehijauan, tanda adanya bakteri dalam daging.

Belilah daging yang terasa lembap tapi tidak berair. Meski cairan merah yang menetes pada daging tersebut bukanlah darah melainkan sari protein, ini berarti daging tersebut sudah cukup lama berada di udara bebas.