6 Cara Cepat Meredakan Gejala Alergi Makanan

1. Segera berhenti makan makanan tersebut

Begitu gejala mulai terasa, Anda harus segera berhenti makan makanan yang memicunya — meski Anda baru mulai makan. 

Apabila gejala muncul terlambat, misalnya berjam-jam kemudian, coba ingat-ingat dan tinjau lagi makanan terakhir yang Anda makan. Reaksi alergi biasanya dipicu oleh makanan seperti telur, susu, kacang-kacangan, makanan laut, kacang kedelai, dan gandum.

2. Minum obat

Segera setelah gejala muncul dan Anda berhenti memakan makanan tersebut, langsung minum obat alergi. Cara mengatasi alergi makanan dengan minum obat sangat efektif untuk cepat meredakan gejala.

Obat alergi pada dasarnya dapat mengatasi gejala seperti gatal dan ruam di kulit, bersin, atau bengkak di bagian tubuh tertentu.

Biasanya, obat-obatan berikut disarankan dan diresepkan dokter sebagai cara dasar mengobati alergi makanan:

  • Antihistamin adalah obat paling pertama yang dikonsumsi saat mengobati gejala alergi makanan. Cara kerja antihistamin untuk mengobati alergi makanan adalah  dengan memblokir keluarnya histamin dari dalam tubuh, sehingga tubuh tidak semakin lanjut menimbulkan reaksi.
  • Kortikosteroid adalah obat yang sering diresepkan bersama antihistamin sebagai perawatan alergi makanan. Obat ini dapat mengatasi alergi yang menimbulkan bengkak atau kemerahan  di kulit. Obat steroid harus diberikan dengan resep dokter dan tidak disarankan digunakan terlalu lama karena dapat menimbulkan efek samping. 
  • Obat dekongestan adalah salah satu perawatan alergi makanan yang dapat segera diminum jika timbul gejala hidung berair dan jadi tersumbat. 
  • Obat antidiare juga dapat dikonsumsi apabila alergi makanan sampai menimbulkan diare pada Anda. Anda bisa minum obat seperti loperamide atau bismuth subsalisilat
  • Obat antimual dapat diminum apabila reaksi alergi menyebabkan Anda mual parah dan berakhir muntah terus menerus. 
  • Suntikan epinefrin harus segera diberikan apabila penderita aleri mengalami gejala anafilaksis seperti sesak napas, pembengkakan di seluruh wajah, dan juga pingsan.

3. Oles krim untuk meredakan gatal

Reaksi alergi juga bisa menyebabkan badan jadi gatal-gatal dan timbul ruam merah. Jangan digaruk! Menggaruk malah akan semakin membuat kulit gatal hingga akhirnya luka dan terinfeksi. 

Sebagai cara mengobati gejala alergi makanan, Anda bisa pakai krim atau losion yang dioles ke kulit. Berikut beberapa jenis obat atau krim untuk perawatan alergi makanan:

  • Obat kortikosteroid oles. Obat ini mengandung steroid yang fungsinya meredakan peradangan di kulit yang memicu gatal-gatal. 
  • Lotion calamine. Lotion ini dapat dibeli di apotek dan dioleskan ke kulit yang sedang gatal meradang.  

Selain pakai krim obat, Anda juga bisa meredakan gatal akibat alergi dengan mengoleskan pelembap dengan sensasi sejuk seperti gel aloe vera (gel lidah buaya).

Setelah mengoleskan krim, pakailah pakaian yang nyaman dan menyerap keringat agar kulit yang sedang iritasi tidak semakin parah.

4. Berendam air hangat 

Berendam air hangat juga bisa menjadi cara mengatasi gatal karena alergi makanan. Berendam air hangat dapat membuat tubuh rileks dan gatal di kulit pun bisa sedikit mereda.

Anda juga bisa melakukan perawatan gatal karena alergi makanan ini dengan mencampur air hangat dan oatmeal yang sudah ditumbuk halus hingga menjadi bubuk.

Oatmeal dipercaya dapat meredakan peradangan di kulit termasuk saat gatal-gatal. Ingat, berendam pakai air hangat, ya, bukan air panas. Berendam pakai air panas justru bikin kulit semakin iritasi dan kering.

5. Kompres es

Kompres es di kulit juga bisa menjadi cara alternatif lain untuk mengatasi gatal atau bengkak karena alergi makanan.

Anda bisa kompres kulit dengan es yang dimasukkan ke dalam plastik bersih berukuran sedang dan dibalut waslap tipis. Letakkan kompres di kulit yang gatal selama 10 hingga 15 menit.

6. Minum air yang cukup

Bagi beberapa orang, alergi makanan dapat menyebabkan diare dan muntah-muntah yang membuat dehidrasi.

Sebagai cara mengatasi gejala alergi ini, usahakan cukup minum air putih dalam sehari cukup. Tidak harus dari air mineral, Anda bisa mendapatkan asupan cairan dari makanan berkuah dan juga buah (yang tidak memicu alergi Anda).