3 Jenis Buah Yang Tidak Terlalu Diketahui Orang

Delima

Delima yang dalam bahasa inggrisnya disebut pomegranate, buah ini tidak terlalu diketahui oleh orang-orang. Buah delima ini berasal dari negara Timur Tengah, telah lama dikembangkan di daerah Mediterania (Negeri tengah yang terletak di antara Eropa Utara, Afrika Selatan, dan Asia Timur). Buah Delima ini tersebar di daerah subtropik sampai tropik. Delima terdiri dari tiga jenis yaitu delima putih, delima merah dan delima ungu. Delima dibudidayakan sebagai tanaman hias.

Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar yang dipakai sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Apabila buah delima tersebut ingin dijadikan sebagai jus (Minuman) sebaiknya sekalian dengan bijinya karena di dalam biji tersebut mengandung senyawa polifenol yang berperan sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan. Buah delima ini bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada kulit, mencegah kanker, mengobati penyakit jantung, membantu perawatan gigi, mengatasi anemia.

Plum

Buah plum merupakan salah satu jenis buah yang paling banyak dibudidayakan di negeri barat, seperti Amerika dan Eropa. Buah plum ini mengandung banyak sekali antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal berbagai penyakit serta radikal bebas. Buah plum memiliki manfaat yaitu sebagai pencegahan penyakit tulang, membantu menjaga kesehatan mata, meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, membantu menurunkan berat badan, melancarkan sistem pencernaan, membantu menjaga kadar gula darah, mencegah terjadinya osteoporosis (penyakit tulang).

Buah plum ini bisa dimakan secara langsung, sebagai salad, jus, smoothies, ataupun dimakan dengan campuran madu atau yogurt. Buah plum ini sangat cocok dikonsumsi untuk menu diet. Ingat satu hal ini yaitu hindari mengupas kulit buah plum, apabila ingin dikonsumsi pastikan membersihkan kulitnya terlebih dahulu secara menyeluruh. Buah plum sebaiknya dikonsumsi saat sesudah makan ataupun sebelum makan.

Buah Kepel

Buah kepel yang sudah matang dimakan dalam keadaan segar, dengan daging buahnya yang berawarna jingga serta mengandung sari buah memberikan aroma seperti bunga mawar yang bercampur dengan buah sawo pada ekspresi tubuh buah kepel. Buah kepel ini tumbuh secara liar pada tanah yang lembab dan dalam yang biasanya terdapat di hutan-hutan sekunder daerah Jawa. Tanaman buah kepel tersebut tumbuh dengan baik di sela-sela rumpun bambu yang di tempat tersebut pohon-pohon lain tidak dapat bersaing.