Bagian Daging Kambing yang Lezat untuk Diolah
KOMPAS.com Sedang bersiap untuk merayakan Idul Adha? Pasti Anda juga sudah bersiap untuk membeli daging kambing dan mencari resep-resep masakan yang lezat. Sebelum mengolah berbagai jenis makanan dari daging kambing, kenali terlebih dulu bagian-bagiannya dengan tepat.

"Setiap jenis bagian daging kambing itu berbeda penanganan dan pengolahannya," ujar Chef Haryo Pramoe dalam acara "Berbagi Kehangatan Masakan Kambing Bango Jelang Perayaan Idul Adha" di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2011) lalu.

Berikut adalah bagian daging kambing yang bisa Anda pilih untuk masakan Anda.

1. Kaki depan (lamb foreshank). Bagian ini terdapat di bagian paha sampai kaki. Terbagi menjadi dua macam, yaitu kaki depan dan kaki belakang. Kaki depan lebih keras dibandingkan kaki belakang karena kaki depan memiliki lebih banyak otot daripada lemak. Karena itu, pengolahan kaki kambing bagian depan harus lebih lebih lama daripada kaki belakang.

Cocok diolah untuk: Aneka makanan berkuah yang dimasak dalam waktu yang lama, seperti semur, kari, dan sup.

2. Sengkel (lamb shank). Kaki belakang ini memiliki tekstur yang lebih empuk dibandingkan kaki depan.

Cocok diolah untuk: roast lamb, semur.

3. Panggul (lamb leg). Karakter dari daging panggul ini adalah teksturnya yang lebih empuk dibandingkan sengkel atau lamb shank. Aromanya pun tidak terlalu kuat karena kadar lemaknya lebih sedikit dibanding bagian perut.

Cocok diolah untuk: sate kambing, gulai, dan tongseng kambing.

4. Iga (rib). Pada umumnya bagian ini lebih empuk dan biasa disajikan dalam olahan bakar atau sup. Sebelum proses pembakaran, sebaiknya iga kambing direbus terlebih dulu menggunakan panci bertekanan tinggi dengan menambahkan daun salam, serei, kunyit untuk menghilangkan bau prengus. Selain itu, campuran bumbu ini juga dapat menghilangkan efek lengket akibat lemak dari iga.

Cocok diolah untuk: iga bakar, sup.

5. Has luar (sirloin). Bagian ini merupakan bagian daging yang memiliki tekstur empuk dan biasanya terdapat sedikit lemak.

Cocok diolah untuk: rendang, steak, sate.

6. Has dalam (tenderloin). Seperti juga daging sapi, daging has dalam dari kambing merupakan salah satu bagian yang terbaik karena teksturnya yang empuk dibandingkan daging has luar atau sirloin.

Cocok diolah untuk: tongseng, sate.

7. Bahu (chateaubriand). Chateaubriand merupakan bagian daging kambing yang terletak pada punuk bagian atas. Bahu merupakan salah satu bagian yang empuk dan lebih mahal dibandingkan bagian manapun.

Cocok diolah untuk: steak dan sate.

 * Ingin mengetahui problema ibu bekerja, tips gaya dan menjaga kebugaran, baca Lipsus Working Mom.

Ayam Kampung Warisan Mbah Cemplung
NENEK sebatang kara itu bernama Mbah Cemplung karena berasal dari Desa Cemplung. Dari tangannya lahir lezatnya ayam kampung goreng. Mbah Cemplung meninggal dalam usia 96 tahun. Namun, resep ayam kampungnya terus hidup dan digandrungi pesantap di Warung Mbah Cemplung.

Warung Mbah Cemplung berada di Desa Kasongan, Kecamatan Bangunjiwo, Bantul, sekitar 15 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Setelah melewati ladang dan kebun, kami mendapati warung yang sebagian berlantai tanah dan berjajar meja-meja. Di bagian lain, lantai diplester semen dan beberapa pelanggan duduk lesehan menikmati ayam kampung goreng. Oleh karena siang itu gerah, kami memilih meja di luar ruangan di bawah pohon kelapa. Sungguh sebuah suasana kampung.

Kami memesan dua ekor ayam ingkung alias ayam yang masih utuh. Ukurannya jumbo dengan berat 2,5 kilogram per ekor. Bisa juga kita memilih per bagian semisal paha atas dan bawah, atau dada. Ayam kampung goreng disajikan hanya dengan nasi putih, sambal cabai mentah, cabai goreng, dan pete yang digoreng sekulit-kulitnya. Sempat muncul rasa curiga dagingnya pasti keras karena ukurannya yang terbilang jumbo. Ternyata meleset, karena daging ayam begitu empuk, gurih sejak lapisan kulit hingga tulang.

Pemilik warung Mbah Cemplung, Sadiyo (66), menjelaskan, ayam kampung itu dimasak dengan cara direbus selama empat jam dengan bumbu-bumbu yang menjadi rahasia Warung Mbah Cemplung. Ayam lantas ditiriskan semalam penuh sebelum direbus kembali keesokan harinya. Perebusan hingga dua kali itu untuk mengangkat lemak-lemak pada daging ayam. Perebusan ayam menggunakan api tungku berbahan bakar kayu akasia, jati, dan mahoni. Ini untuk menjaga agar cita rasa ayam terjaga karena tidak terkontaminasi dengan bau minyak atau gas.

Kelezatan masakan Warung Mbah Cemplung juga ditentukan oleh cara Sadiyo memilih ayam. Syarat utama, harus ayam kampung yang dilepas-liarkan, bukan ayam kandang. Beratnya tak boleh kurang dari 1,2 kilogram. Kalau kurang dari itu beratnya, ayam masih ayit, belum ada rasa gurihnya. Dagingnya juga mudah lumer. Nah, paling gede bobotnya 3,5 kilogram. Di atas itu, terlalu keras, kata Sadiyo.

Dan nyata benar perbedaan rasa antara ayan negeri dan ayam kampung. Rasa gurih alami daging ayam kampung tak dijumpai di ayam negeri. Ayam-ayam itu dibeli langsung dari warga yang tinggal di sekitar Kasongan, seperti Kecamatan Pajangan, Sewon, dan Kasihan. Pedagang ayam tiap pagi berbondong-bondong ke Warung Mbah Cemplung untuk menjual ayam. Dalam sehari, Sadiyo menjaring 40 ekor sampai 60 ekor ayam. Pada musim liburan, ia memerlukan hingga 80 ekor ayam per hari.

Pelanggan dapat menikmatinya dengan memesan minuman es tape atau wedang uwuh, khas Yogyakarta. Es tape ketan diramu dari tape ketan, yang diwarnai menjadi hijau muda, dicampur sedikit gula. Rasanya yang manis bercampur asam dan dingin, memunculkan sensasi segar. Sangat pas diminum setelah manyantap ayam kampung goreng di siang hari.

Adapun wedang uwuh adalah minuman hangat berwarna kemerahan dan agak pedas. Campuran di dalamnya antara lain secang dan jahe. Selain itu, terdapat rempah-rempah dan dedaunan yang sekilas mirip kumpulan sampah (uwuh).

KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Suasana warung Mbah Cemplung di Desa Kasongan, Kecamatan Bangunjiwo, Bantul. Lahir dari simpati

Warung Mbah Cemplung lahir dari keprihatinan Sadiyo kepada Mbah Cemplung, perempuan sebatang kara. Perempuan bernama asli Rejo Sida itu dulu sempat luntang-lantung. Rupanya Mbah Cemplung gemar memasak. Sadiyo lantas memberinya modal berjualan pada tahun 1973. Awalnya Mbah Cemplung berjualan bubur, wedang uwuh, dan intip goreng. Oleh karena tidak begitu laku, iseng-iseng dia memasak ayam kampung goreng.

Makin hari-makin banyak peminatnya. Sadiyo menilai cara masak Mbah Cemplung tak biasa, yakni merebus ayam hingga dua kali. Tapi masakannya gurih. Lambat laun, Warung Mbah Cemplung makin ramai. Sepeninggal Mbah Cemplung, resep ayam goreng lezat itu terwariskan kepada Sadiyo beserta istri dan anak-anaknya. Resep masakan itu disempurnakan oleh Kanti (26), salah satu anak Sadiyo yang bersekolah di sebuah SMK di Yogyakarta. Ada beberapa bumbu yang saya masukan dalam rebusan ayam agar lebih gurih. Ini rahasia kami, kata Kanti.

Warung Mbah Cemplung terus tumbuh dan menjadi sumber penghidupan bagi keluarga Sadiyo. Tak kurang dari 16 sanak saudara Sadiyo bekerja di warung Mbah Cemplung. Inilah berkah yang tidak pernah disangka Sadiyo. Bahwa menolong orang yang dalam kesusahan mendatangkan berkah dan kenikmatan yang luar biasa. Kenikmatan itu kini dirasakan oleh para penyantap ayam kampung goreng warisan Mbah Cemplung. (MOHAMMAD HILMI FAIQ)

Aura Kasih Punya Dua Syarat untuk Calon Pacar
JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa kali gagal membina hubungan asmara, membuat penyanyi Aura Kasih lebih selektif memilih pasangan. Ia pun menetapkan dua syarat untuk bisa menjalin cinta dengan seorang pria.

"Pertama yaang satu visi misi. Kedua, chemistry-nya dapat," kata pelantun "Mari Bercinta" itu dalam wawancara di Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Aura tak mau asal-asalan berpacaran dengan orang. Menurut dia, rasa suka saja tak cukup, harus ada faktor lain yang perlu dipikirkan sebelum membina sebuah hubungan.

"Enggak boleh asal, apalagi aku perempuan, umurnya sudah 31. Jadi enggak boleh asal pokoknya. Harus selektiflah," ujar Aura.

Karena itu, kini ia santai menyikapi soal siapa pasangannya kelak. Aura tak mau terkesan terlalu putus asa dan ingin cepat-cepart menikah. Menurut dia, jika sudah jodoh, pasti akan didekatkan.

Baca juga: Aura Kasih Ngabuburit Sambil Berburu Resep Masakan

"Kalau doa itu mah kapan saja ya, di mana saja bisa, yang penting ikhtiar usaha. Belom (bertemu jodoh), enggak nyarilah, biasa saja. Nanti juga ada," ujar Aura.

Lantas, bagaimana sikap orangtuanya soal jodoh?

"Enggak, mereka mah santai banget, terserahlah. Aku sedapatnya, nanti kalau dipaksakan salah orang, bubar jalan, kan malas. Jadi sedapatnya aja dari Allah, doanya yang terbaik yang dikasih saja," kata Aura.

Aura Kasih Disebut
JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi Aura Kasih ternyata penasaran juga dengan perempuan dalam video mesum yang disebut sangat mirip dengannya.

"Siallll. Gara2 orang pada heboh…jadi ditonton deh videonya.. .ya Allah dosa deh habis Lebaran. Geliiiii..," tulis Aura seperti dikutip Kompas.com, Jumat (22/6/2018).

Aura juga tak menyangka bahwa wajahnya bisa dibilang mirip dengan perempuan di video tersebut.

"Aya-aya wae!!! Sepasaran itu kah muka kuuu????? Kocakkkkkk, bodooooorrrrr," lanjut Aura.

Baca juga: Aura Kasih Angkat Bicara tentang Video Panas Mirip Dirinya

Berikutnya, Aura mengunggah tangkapan layar yang menampilkan wajah wanita dalam video tersebut. Pemain Asmara Dua Diana ini lantas membuat polling.

Dalam gambar itu Aura menulis "Netizen menjawab! Apa yang sama?"

Di antara pilihan "idungnya dan lehernya" yang dibuat Aura, 61 persen warganet yang memilih menyebut lehernya mirip dengan dirinya.

Baca juga: Aura Kasih Punya Dua Syarat untuk Calon Pacar

Sebelumnya, video panas yang menampilkan seorang wanita mendadak heboh di media sosial. Unggahan video tersebut disertakan dengan foto artis peran Aura Kasih dengan keterangan "New Skandal Aura Kasih" di bagian bawahnya.

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Aura Kasih, pemain film Arini saat wawancara di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (3/4/2018). Film adaptasi dari novel karya Mira W ini akan tayang di bioskop 5 April mendatang.

Ancaman ISIS Bikin Mia Khalifa Pensiun dari Industri Film Porno
MIAMI, KOMPAS.com Mantan bintang film porno Mia Khalifa mengungkapkan alasannya berhenti dari industri film dewasa yang membesarkan namanya.

Mia, perempuan berdarah Lebanon itu, mengaku, alasannya pensiun adalah akibat ancaman pembunuhan dari ISIS.

Dia pindah ke Amerika Serikat bersama kedua orangtuanya saat baru berusia 10 tahun dan kini menetap di Miami, Florida.

Mia menjadi bintang terkenal di situs dewasa PornHub, tetapi kemudian dikritik banyak warga Timur Tengah karena dianggap menjadi aib kawasan tersebut.

Baca juga: Bintang Porno Bantu Bayar Gaji Klub Sepak Bola yang Bangkrut

Sarjana sejarah itu mengatakan, tahun lalu dia mulai mendapatkan ancaman kematian dari ISIS dan itulah sebabnya dia memutuskan berhenti dari dunia film porno.

Setelah berhenti dari profesi lamanya, Mia kini menjadi pembawa acara olahraga.

"Semuanya mulai tak terkendali saat ancaman pembunuhan dari ISIS datang. Itulah alasan saya berhenti," kata perempuan berusia 25 tahun itu kepada harian Daily Star.

"Di saat saya mulai mendapatkan popularitas, saat itu juga saya mulai mendapatkan ancaman," tambah dia.

Selain menjadi host acara olahraga, Mia kini fokus memantapkan kemampuannya memasak dan berencana menulis buku.

"Saya adalah seorang juru masak. Saya sudah memasak setidaknya sejak saya bisa berjalan," ujar Mia.

"Saya kini juga tengah dalam proses untuk menulis buku, yang menjabarkan kehidupan saya lewat resep masakan," lanjut dia.

Baca juga: Amankan Sawahnya, Petani di India Pasang Poster Bintang Porno

Analisa Bisnis Makanan
KOMPAS.com – Keuntungan bisnis makanan bisa mencapai 100 persen. Tentu hal ini begitu menggiurkan dan banyak orang yang melirik bisnis kuliner. Namun, banyak orang yang bingung tentang cara menghitung modal usaha untuk memulai bisnis mereka. Simak cara Koko Hidayat, pengajar kursus memasak di Klub Nova, dalam menghitung modal dan variabel lain dalam memulai bisnis makanan.

Gambaran usaha
1. Bahan baku
Dalam pembuatan makanan, usahakan cari bahan makanan yang mudah ditemukan di toko, pasar tradisional atau mal. Disarankan untuk membeli bahan baku berkualitas, karena akan menghasilkan makanan lezat dan bergizi.

2. Perlengkapan usaha
Untuk skala usaha kecil dan menengah (UKM), lihat kembali dapur Anda, apakah ada perlengkapan dapur yang bisa digunakan. Kalau memang belum ada, disarankan membeli perlengkapan usaha dalam volume kecil terlebih dahulu.

3. Tenaga kerja
Dalam skala kecil, ada baiknya produksi makanan ditangani bersama keluarga. Karena selain tidak membayar tenaga kerja, kualitas bahan dan pembuatan makanan lebih terjaga. Lain halnya jika jumlah pesanan mulai meningkat, tidak ada salahnya merekrut tenaga kerja.

4. Kemasan
Cara mengemas makanan yang akan dijual perlu dipersiapkan. Usahakan kemasan menarik untuk memberikan nilailebih pada produk Anda. Banyak konsumen yang membeli makanan karena kemasannya yang cantik atau unik. Cara sederhananya, gunakan kardus polos yang ditempel stiker nama usaha atau merek makanan Anda. Jika usaha semakin berkembang, Anda bisa meningkatkan kualitas kemasan dengan memproduksi kardus berbagai ukuran dengan merek yang dicetak pada kardus.

5. Promosi dan penjualan
Banyak cara yang dilakukan untuk mempromosikan makanan seperti membuat spanduk atau kartu nama. Promosi dari konsumen melalui mulut ke mulut juga efektif, apalagi jika kualitas makanan Anda digemari pasar. Cara promosi lainnya adalah melalui website atau jualan online. Sebagai tahap awal, Anda bisa menitip penjualan makanan di kantin atau toko terdekat.

6. Penetapan harga
Harga jual tergantung segmen yang Anda bidik. Hal ini terkait dengan harga bahan dan besar keuntungan yang Anda inginkan. Biasanya keuntungan makanan antara 50-100 persen.

Biaya investasi
Alokasikan biaya investasi meliputi pembelian barang-barang yang akan digunakan untuk memproduksi makanan, dalam jangka panjang. Misalnya, oven gas, tabung gas, mixer, loyang, cetakan, timbangan, dan lainnya.

Biaya operasional
Biaya operasional adalah biaya tetap ditambahkan biata variabel. Yang dimaksud dengan biaya tetap adalah biaya penyusutan dari barang investasi. Misalnya oven diperkirakan dalam kondisi baik hungga empat tahun ke depan atau 48 bulan. Jadi, nilai penyusutan per bulan adalah 1/48 kali harga oven.

Sedangkan biaya variabel meliputi harga semua bahan atau jasa yang diperlukan selama sebulan. Seperti tepung, margarin, gula pasir, telur, upah tenaga kerja.

Menghitung keuntungan
Cara menghitung keuntungan adalah total penerimaan dikurangi biaya operasional. Sebagai simulasi, jika total penerimaan dalam satu bulan sebesar Rp 6 juta, sedangkan biaya operasional sebesar Rp 3 juta, maka keuntungan yang Anda bisa nikmati adalah Rp 6 juta dikurangi Rp 3 juta, yakni Rp 3 juta sebagai profit bisnis kuliner Anda. Mudah bukan? Selamat menjadi pengusaha!

Anak Bisa Makin Cerdas kalau Mau Ikut Memasak
KOMPAS.com – Alanda (32) sedikit terkejut melihat anaknya, Nisa (6), menuangkan bubuk cokelat sampai berlebih hingga banyak yang tumpah dari gelas takaran saat mereka hendak memanggang kue.

Namun, ia tak kesal dan malah tertawa karena muka anak semata wayangnya itu jadi ikut belepotan, berlumur coklat bubuk.Tak ketinggalan, baju dan celemeknya juga kotor.

Kalau lebih begini, kuenya nanti terlalu manis, sayang, ujar Alanda ke Nisa.

Sesekali pada akhir pekan, Alanda suka mengajak Nisa untuk memasak bersamanya. Menurutnya, Nisa sangat antusias di dapur karena bisa memegang banyak bahan masakan, baik itu untuk kue atau untuk lauk pauk lainnya.

Bagi Anda yang mau meluangkan waktu khusus bersama anak, mengajak anak memasak seperti yang dilakukan Alanda bagus untuk dicoba sebagai proses ia belajar.

Jika biasanya Anda menemani anak belajar dengan buku, pensil, dan kertas, ternyata dengan memasak, anak pun bisa belajar banyak hal dan mengasah aneka kemampuan dirinya.

Berikut beberapa manfaat yang di dapat anak jika ia mau ikut berkecimpung memasak.

Asah kemampuan berhitung

Memasak merupakan aktivitas yang terorganisir dan membutuhkan perhitungan. Karenanya, memasak jadi cara yang bagus untuk memperkenalkan matematika secara sederhana ke anak-anak.

Melansir dari earlylearningfurniture.co.uk, Senin (4/12/2017), menimbang bahan makanan, mengukur takaran tepung, dan juga menghitung jumlah telur yang dibutuhkan menjadi contoh-contoh yang secara tak langsung menjadi pelajaran berhitung bagi anak.

Dok. ThinkStock Ilustrasi seorang anak ikut memasak bersama ibunya di dapur.Selain itu, anak pun bisa mengukur waktu terkait berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak suatu makanan. Dengan begitu, anak juga dapat mengerti kalau memasak pun butuh perhitungan yang tepat agar menjadi makanan yang bisa disantap.

Mengenal hal baru

Ketika ikut memasak, anak-anak bisa mengobservasi dan merasakan hal-hal yang sebelumnya ia tidak ketahui. Misalnya, anak bisa mengenal lebih banyak bahan-bahan makanan dan teksturnya.

Contoh, anak bisa mengerti bagaimana membedakan daun jeruk dan daun kunyit. Kemudian, saat memasak kue dan menggunakan pencetak makanan, anak juga jadi bisa mengetahui nama-nama bentuk seperti lingkaran, segitiga, atau bentuk ragam binatang.

Perubahan makanan yang terjadi saat memasak seperti cokelat yang mencair, kue yang memakai baking soda yang kemudian mengembang saat dipanggang juga dapat menarik perhatian anak. Orangtua pun dapat menjelaskan perubahan-perubahan tersebut sebagai pengetahuan baru untuk anak.

Tingkatkan kepercayaan diri

Memasak pun turut menambah kepercayaan diri anak. Mengutip dari livestrong.com, Selasa (3/03/2017), anak akan merasa berkontribusi karena akan menyajikan makanan untuk keluarganya.

Karena itu, dukung anak untuk melakukan tugas-tugas yang sesuai kemampuannya. Perlu diingat, buat aturan dahulu apa yang tak boleh ia lakukan dan alat-alat apa yang bisa berbahaya baginya, seperti hindari memotong dengan pisau tajam, terlalu dekat dengan kompor atau air panas.

Orangtua bisa mengarahkan anak mulai dari menyiapkan alat makan, membantu membersihkan bahan makanan, hingga mengaduk adonan kue.

Tingkatkan komunikasi dan interaksi

Kemampuan anak berkomunikasi dengan ayah atau ibu bisa meningkat karena proses memasak membutuhkan banyak interaksi. Orangtua menjelaskan tentang resep masakan dan instruksi memasak, lalu anak bisa mendengarkan dan mengikuti instruksi memasak dari mereka.

ThinkStock/Wavebreakmedia Ltd Ilustrasi orangtua yang menyiapkan makanan bersama anak.Wajar jika anak pun suka ragu dan banyak bertanya, tapi tak mengapa karena itu merupakan proses belajarnya tersendiri. Pengetahuan anak tentang kata-kata atau bahan memasak baru juga bisa bertambah dari proses memasak bersama ini.

Ketika memasak, anak dapat menggunakan celemeknya sendiri agar lebih semangat dan terasa serius berkecimpung di dapur. Wajar bila saat memasak anak masih ceroboh dan lebih berantakan sehingga celemek dan bajunya ikut kotor.

Untuk itu, orangtua juga harus siap dengan dapur yang lebih kotor dan berantakan karena bantuan anak saat memasak tak selalu rapi. Anggap baju dan celemek anak yang lebih kotor tak menjadi masalah karena berani kotor itu baik.

Usai memasak, orangtua pun tidak perlu khawatir noda-noda masakan itu akan sulit hilang, sebab jika dicuci dengan deterjen yang tepat, baju, celemek, dan kain lainnya yang kotor bisa kembali bersih dan wangi.

Bahan dasar deterjen, seperti enzim dan alkali merupakan kandungan yang mampu menghilangkan kotoran tersebut. Alkali atau garam laut yang ada dalam formula deterjen seperti Rinso, misalnya, terdiri pula dari kandungan natrium dan kalium yang mampu melunturkan noda lemak dan minyak dengan optimal.

Pada akhirnya, yang penting orangtua harus sabar dan tetap mendukung keterlibatan anak sewaktu memasak. Jadi, siap ajak anak memasak bersama?

Agar Bisnis Kuliner Tetap Memancing Selera
KOMPAS.com – Boleh jadi bisnis kuliner rumahan milik Anda saat ini berkembang pesat. Meski begitu jangan cukup puas. Produk Anda tetap perlu dikembangkan agar pelanggan tak cepat bosan. Salah satunya dengan menambah variasi menu atau mengembangkan cita rasa agar masakan lebih nikmat. Jika Anda bertanggung jawab pada bagian produksi, tak ada salahnya belajar memasak dengan mengikuti sejumlah kursus.

Ahli boga yang juga instruktur kursus memasak di Klub Nova, Erwin Kuditawati, mengatakan umumnya peserta kursus memasak Klub Nova adalah para pebisnis kuliner.

"Mereka ingin meningkatkan skill memasak, dan ingin menambah variasi menu," papar Erwin kepada Kompas Female di sela kursus memasak bersama orangtua dan pendamping delegasi Konferensi Anak Indonesia 2010 di Gedung Kompas Gramedia, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (9/11/2010).

Kursus memasak memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk mengembangkan ide kreatif bagi para koki usaha kuliner. Menurut Erwin, resep yang berbeda setiap kali pertemuan kursus memasak, menjadi sumber ide kreatif bagi mereka yang berbisnis kuliner.

"Ada yang sudah punya usaha pempek, namun tetap ingin belajar masak pempek agar rasanya lebih enak lagi. Melalui kursus memasak, seseorang bisa meng-upgrade dirinya," kata Erwin.

Sementara bagi mereka yang awam, kursus memasak menjadi cara praktis belajar menambah ketrampilan. Cukup 2-3 latihan praktik memasak, Anda bisa praktik sendiri di rumah, bahkan menjadikan skill memasak menjadi lahan usaha, jelas Erwin.

Lina Januarti, ibu dari delegasi KAI 2010 Rahman Santoso dari Gunungkidul Yogyakarta, mengamini hal ini. Praktik memasak chicken nugget dan donat yang praktis diakuinya bisa dipraktikkan di rumah nanti.

"Bahan yang digunakan mudah didapat, kecuali cokelat. Cara membuatnya mudah dan bisa menjadi ide usaha," katanya.

Agar hasil maksimal dan pengarahan selama kursus dapat diterima sempurna, Erwin membatasi satu kelas memasak hanya 25 orang saja. Untuk biaya, kata Erwin, kursus memasak di tempatnya termasuk paling murah, sekitar Rp 180.000 – Rp 240.000 per orang satu kali pertemuan/resep.

Jika ingin belajar ragam resep dan praktik memasak yang benar untuk hasil yang sempurna, luangkan waktu setiap Rabu, Sabtu (minggu ke-2 dan ke-4) serta Senin (minggu ke-3) setiap bulannya di Klub Nova.

Kemauan belajar dan meng-upgrade ketrampilan menjadi bekal sukses usaha Anda, termasuk bisnis makanan dan minuman yang tak ada matinya.

5 Pengganti Tepung Terigu yang Lebih Sehat dan Bergizi
KOMPAS.com – Jika Anda secara teratur berselancar di Instagram dan Pinterest untuk mencari ide-ide resep masakan, Anda mungkin tahu bahwa akhir-akhir ini ada banyak orang menggunakan "alternatif" pengganti tepung terigu.

Tepung almond, kelapa, atau quinoa, misalnya. Tepung-tepung ini tidak hanya lebih sehat, tapi juga bisa menghasilkan penganan yang sama lezatnya dengan tepung terigu.

"Adalah ide yang bagus untuk beralih ke jenis tepung yang lain untuk membantu memastikan rotasi berbagai nutrisi," kata Beth Warren, R.D.N., pendiri Beth Warren Nutrition dan penulis Living a Real Life With Real Food.

Jessica Cording, R.D. ahli nutrisi di New York City, mengatakan bahwa tepung alternatif adalah cara yang baik untuk memasukkan lebih banyak nutrisi ke dalam pola makan Anda. Tidak hanya itu, cara ini juga ideal untuk orang-orang yang alergi atau intoleransi gluten.

Berikut adalah alternatif tepung terigu yang paling populer dan layak Anda coba:

1. Tepung almond

Tepung almond menawarkan lebih banyak protein, lemak sehat, dan vitamin E dan serat dibanding terigu, kata Alissa Rumsey, M.S., R.D., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Rumsey merekomendasikan penggunaan tepung almond untuk kue yang dipanggang padat seperti brownies.

2. Tepung kelapa

Tepung kelapa dibuat dari ampas kelapa yang ditumbuk atau digiling halus lalu dikeringkan. "Tepung kelapa tinggi serat, protein dan memiliki karbohidrat yang bisa dicerna dengan lebih baik daripada tepung terigu," kata Warren.

Tepung kelapa juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, yang berarti di dalam tubuh, tepung ini dikonversi menjadi gula darah dengan lebih lambat, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah – yang jika terjadi terus-menerus bisa menaikkan risiko diabetes.

Kekurangannya, tepung kelapa lebih tinggi lemak jenuh dibandingkan dengan tepung alternatif lainnya.

Tepung kelapa juga benar-benar padat, sehingga sulit untuk mendapatkan tekstur lembut dari adonan kue. Itu sebabnya Cording merekomendasikan agar tepung kelapa dicampur dengan jenis tepung lainnya atau dengan yoghurt Yunani polos.

3. Tepung quinoa

Tepung quinoa bisa dibeli di toko dan bisa juga dibuat sendiri di rumah. Ambil biji quinoa mentah sesuai kebutuhan dan giling halus dalam blender. Agar lebih cepat hancur, Anda bisa memotong-motong biji quinoa terlabih dulu sebelum digiling.

Tepung quinoa kaya akan protein ( cangkir berisi sekitar empat gram protein) dan dapat digunakan untuk membuat muffin, pancake, dan roti.

4. Tepung garbanzo

Terbuat dari kacang garbanzo kering yang ditumbuk halus, tepung ini tinggi protein, serat, selenium, dan vitamin B, jelas Warren. Seperempat cangkir tepung garbanzo mengandung sekitar lima gram serat dan enam gram protein.

Tepung garbanzo bagus untuk menambahkan tekstur dan melekatkan adonan. Tepung ini bisa digunakan untuk membuat crepes, pancake, socca, roti, atau kue.

5. Tepung beras merah

Tepung ini dibuat dari beras merah dan memiliki tekstur yang mirip dengan tepung terigu tapi mengandung lebih banyak serat, kata Rumsey. "Tepung ini ini cocok digunakan untuk membuat kue yang dipanggang," katanya.

Tepung beras merah sarat vitamin B, zat besi dan mangan, elemen mineral yang membantu membentuk jaringan ikat dan tulang.

Menurut Cording, tepung beras merah adalah pilihan yang sangat baik bagi orang-orang yang baru mencoba tepung alternative, karena tidak memiliki rasa dan aroma yang kuat.

Dari perspektif kesehatan, Warren mengatakan, tepung alternatif harus digunakan lebih banyak dibanding tepung terigu yang tinggi kalori dan karbohidrat sederhana.

Namun, masih menurut Warren, tepung terigu cenderung memberikan konsistensi adonan yang lebih baik ketika Anda memanggang karena kandungan gluten dan kepadatannya rendah.

Jika Anda ingin konsistensi yang mirip dengan tepung putih, Warren menganjurkan Anda memilih tepung dieja (spelt flour), yang tidak bebas gluten tapi akan memberi tekstur yang halus.

Untuk resep yang hanya Anda buat setahun sekali atau jarang Anda buat, tidak apa-apa menggunakan tepung terigu. Tapi, untuk penganan yang sering Anda olah dan konsumsi, sebaiknya menggunakan tepung alternatif yang lebih, sehat karena pertimbangan gizi dan kalorinya.

5 Kuliner Legendaris Semarang yang Wajib Dicoba
SEMARANG, KOMPAS.com – Berbicara kuliner legendaris yang eksis puluhan tahun, Semarang gudangnya. Mulai kue-kue warisan Belanda, camilan, hingga resep-resep masakan tradisional sebelum kemerdekaan masih eksis di sini.

Cita rasa klasik kuliner tersebut bisa bertahan di tengah terpaan kuliner kekinian yang juga menjadi tren di kalangan milenial kota Semarang. Sebut saja Lumpia Gang Lombok, Leker Paimo, dan Es Conglik yang buru penggemarnya.

KompasTravel sempat berburu beberapa kuliner Semarang yang telah eksis puluhan tahun, bersama tim Kampung Legenda Mall Ciputra Jakarta, Kamis-Jumat (19-20 Juli 2018). Mayoritasnya bahkan kini melegenda sebagai ikon kuliner Semarang.

Baca juga: Sarapan Nasi Pindang Sapi yang Tersohor di Semarang

Kuliner legendaris jadi salah satu hal yang wajib Anda coba saat melancong ke Semarang. Berikut beberapa contoh yang bisa Anda nikmati, mulai makanan berat hingga camilan:

KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Nasi pindang di Kedai Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi di Jalan Gajahmada Semarang yang sudah ada sejak 1987, Kamis, (19/7/2018).1. Nasi Pindang

Kuliner ini berupa gulai daging dengan paduan rempah khas bersantan. Meski sebenarnya kuliner ini khas Kudus, Jawa Tengah, nyatanya Nasi Pindang & Soto Sapi Gajah Mada telah eksis di Semarang sejak 1989.

Baca juga: Ini Hidangan Pindang Patin Paling Terkenal di Pekanbaru

Di daerah asalnya, nasi pindang khas Kudus berisikan daging kerbau, karena sapi dahulu disucikan oleh masyarakat adat di sana. Sedangkan daging sapi pada masa penjajahan lebih diperuntukkan untuk kolonial Belanda, dan bangsawan.

Sepintas sangat mirip rawon surabaya atau nasi gandul khas Pati, hanya saja cita rasa daun melinjonya menjadi pembeda. Kuahnya yang keruh, terasa gurih santan dan rempah lainnya, terutama kluwak.

Baca juga: Nasi Pindang Khas Kudus, Makanan Bangsawan yang Kini Merakyat…

Masyudi Naspin (53), sang pemilik mengatakan kedai ini menggunakan daging leher dan daging tipis yang menempel di rusuk sapi untuk pindang dan sotonya.

Bagi yang ingin mencobanya, bisa berkunjung ke kedai Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi di Jalan Gajahmada nomor 89B, Semarang, Jawa Tengah. Juga bisa ke dua cabangnya yang tersebar di Semarang, semuanya buka mulai pukul 06.00 22.00.

KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Es krim dengan resep asli sejak Toko Oen di buat tahun 1922 di Yogyakarta, saat ini Toko Oen sendiri hanya berdiri di Semarang, Kamis (19/7/2018).3. Toko Oen

Restoran dengan konsep indis ini dimulai sejak tahun 1922 di Yogyakarta, tetapi yang bertahan hingga saat ini justru cabang Semarangnya yang dimulai sejak 1936.

Restoran Toko Oen, beralamat di Jalan Pemuda 52, Kota Semarang, memiliki berbagai menu makanan yang khas, percampuran Eropa, Jawa, dan sedikit Tionghoa.

Dalam bangunan yang ditaksir berdiri sejak 1910 itu, Anda akan melihat arsitektur warisan kolonial Belanda otentik. Barisan kursi kayu, perabot tua, dan bingkai-bingkai klasik menghiasi tempat ini, pengunjung seakan dibawa kembali ke masa lalu.

Beberapa hidangan yang khas di sini mulai dari bistik lidah sapi, lumpia semarang, wafle, Es Krim Toko Oen, hingga kue lidah kucing yang merupakan resep dari Eropa.

Anda bisa mengunjunginya antara pukul 09.00-21.00 WIB, di Jalan Pemuda No. 52, Semarang Tengah.

KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pisang plenet kuliner tradisional yang melegenda di Semarang, kini penjualnya hanya sedikit bisa ditemui di Jalan Gajahmada dan Pasar Semawis Pecinan, Semarang, Kamis, (19/7/2018).4. Pisang Plenet

Kuliner yang satu ini merupakan camilan berbahan dasar pisang kepok yang dibakar. Uniknya pisang kepok pilihan ini digepengkan terlebih dahulu sebelum dibakar.

Untuk menikmatinya, pisang akan diisi berbagai topping seperti cokelat, gula bubuk, selai nanas, mentega, atau keju. Topping itu pun akan menghiasi lapisan atas pisang yang sudah di tumpuk.

Meski terlihat sederhana, kuliner yang hanya tersisa di beberapa tempat ini masih terus dicari penggemarnya sejak 1960.

Anda bisa menemukan kuliner legendaris ini di tiga tempat Semarang, Jalan Pemuda barisan ruko Mall Sri Ratu, Jalan Gajah Mada, dan kawasan kuliner Pasar Semawis yang hanya buka di malam akhir pekan.

KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Warung makan Kepala Manyung Selera bu Fat yang tersohor di Semarang, Kamis, (19/7/2018).5. Kepala Manyung Bu Fat

Siraman kuah panas dengan potongan cabai rawit yang melimpah di atas ikan asap gurih. Anda bisa menemukan sensasinya di Kepala Manyung Bu Fat, yang berdiri sejak 1969.

Bagi yang gemar masakan pedas, salah satu kuliner yang melegenda di Semarang ini patut jadi menu makan siang Anda. Ya, Mangut Ikan Manyung ala Bu Fat.

Ikan manyung merupakan ikan laut yang dagingnya biasa digunakan untuk ikan asin jambal roti. Gurih dan padat dagingnya menjadi alasan rumah makan ini mengolah kepala dan daging ikan untuk diasap dan diolah dengan bumbu ala bu Fat.

Hidangan favorit di sini justru bagian kepala ikan yang berukuran sebesar bola sepak, kepala manyung ini bisa untuk tiga sampai lima orang.

Daging kepala ikannya terasa lembut, tapi padat, ada beberapa bagian yang kenyal. Kuah ala Bu Fat dengan cabai dan rempah yang kaya memberikan cita rasa khas yang bikin berkeringat dan ketagihan.

Satu porsi kepala manyung, dijual seharga Rp 75.000-Rp 150.000 dengan berat mencapai dua kilogram. Bagi Anda yang mau mencicip cita rasa yang legendaris ini, bisa berkunjung ke tiga lokasi Resto Kepala Manyung Bu Fat, antara lain di Jalan Sukun, Banyumanik, dan Jalan Ariloka, Krobokan Semarang Barat, pukul 07.00-19.00 WIB.