Hindari Gorengan, Rahasia
KOMPAS.com – Jangan bicara soal tubuh proporsional dengan Ali Larter jika masih melajang. Karena, baginya, seorang perempuan akan punya tantangan lebih besar dalam memperoleh tubuh ideal saat sudah menjadi ibu, yaitu usai melahirkan dan punya anak.

Kenapa demikian? Karena tidak mudah bagi dia untuk menurunkan berat badan seketika usai melahirkan. Apalagi sewaktu mengandung, ia mengalami kenaikan berat badan hingga 20 kilogram.

"Banyak yang bilang dengan menyusui berat badan akan menyusut, tetapi itu hanya isapan jempol belaka. Bayangkan kalau tubuh saya naiknya 20 kilogram, mesti ada upaya lain untuk bisa ramping kembali," ujarnya, seperti dikutip dari laman The Daily Mail.

Ali lalu memberi bocoran rahasia rampingnya dalam wawancara khusus untuk majalah Health edisi September 2013. Siapa saja yang melihat tubuh idealnya di sampul majalah tersebut pasti akan iri karena Ali bisa kembali tampil seperti saat belum hamil.

Salah satu kiat suksesnya adalah dengan menghindari makanan gorengan. Ali yang juga hobi memasak memanfaatkan waktunya sebagai ibu dengan bergulat di dapur untuk berkreasi makanan sehat. Hasilnya, selain tubuh yang ideal, Ali juga merilis buku masak pertamanya, yang diberi judul Kitchen Revelry: A Year of Festive Menus from My Home to Yours.

"Setelah anak lahir, saya merasa betapa banyak waktu yang sudah saya habiskan untuk shooting, dan sekarang saya benar-benar menikmati waktu di dapur, dan memasak. Jadi, kenapa tidak menjadikan (kumpulan resepnya) buku," ujar dia menjelaskan.

Ada sekitar 100 resep masakan yang dituangkan Ali dalam buku ini. Dia juga memberi tips, selain asupan makanan sehat, ibu muda yang ingin kembali ke bentuk tubuh semula mestilah berolahraga dengan rajin.

Dia sendiri melakukan olahraga  minimal empat kali dalam seminggu. Meksi jadwalnya padat, ia menyempatkan diri untuk bisa konsisten. Setidaknya berlari-lari kecil di atas treadmill dalam durasi minimal satu jam. Untuk bisa kembali ramping dan mendapatkan bentuk tubuh ideal, kata dia, memang perlu usaha.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *